What does it take to be the world’s best?

Pada tanggal 21 Juni yang lalu, Skytrax, salah satu lembaga penilai dan pemeringkat industri aviasi global yang bermarkas di Inggris, mengumumkan daftar pemenang “World Airline Awards 2017”. Penilaiannya sendiri berdasarkan dari survei yang diisi oleh pengguna jasa maskapai/bandara di seluruh belahan dunia dalam jangka waktu 10 bulan sampai dengan Mei 2017.

Well, saya tidak tahu seberapa banyak dari peserta survei yang merasakan servis di semua – atau paling tidak lebih dari 5 – maskapai yang masuk dalam kandidat dan bisa memberi penilaian secara objektif, jadi saya lumayan setuju dengan komentar salah satu blogger terkemuka di boardingarea: mungkin lebih pas kalau pemenang survei ini diberi gelar “World’s Favourite xxx” daripada “World’s Best xxx”. Nah, saya berusaha membandingkan penilaian para pengisi survei dengan pengalaman pribadi, just because it’s fun to see how our opinions can be so close/differ so much. So here goes:

1. World’s Best Airline: Qatar

  • Saya setuju bahwa hard product Qatar di semua kelas – ekonomi, bisnis, first – dengan kursi yang nyaman, makanan yang enak (untuk airline food) dan in-flight entertainment system yang sangat bervariasi patut masuk ke dalam top 5 airline dunia. Servis awak kabinnya juga tergolong ramah dan mayoritas anggota frequent flyer mereka juga nampak puas dengan promo dan keuntungan yang didapat dari Privilege Club. Namun saya juga pernah merasakan betapa buruknya servis ground staff saat pesawat saya mengalami delay di main hub mereka (Doha). Jadi secara total, saya merasa QR bukan yang terbaik. Setidaknya Cathay Pacific masih satu tingkat di atas.

2. World’s Best Low-Cost Airline: AirAsia

  • Senada dengan penilaian survei, saya juga berpendapat bahwa servis dan produk yang ditawarkan oleh grup AirAsia kurang lebih melebihi ekspektasi dibandingkan harga tiket, terutama untuk penerbangan di bawah 4 jam. Banyak LCC yang berani memberi harga lebih murah dari AirAsia tapi saya rasa mereka yang telah mengubah dunia penerbangan di Asia Tenggara dan sekarang kebanyakan penumpang tahu apa yang akan mereka dapat saat terbang dengan AirAsia – in a good way.

3. World’s Best First Class: Etihad

  • Setuju dengan hasil survei; Etihad berhasil mengubah standar dunia penerbangan untuk kelas utama dengan konsep First Class Apartment/Suite mereka. Dan kalau kita memasukkan The Residence ke dalam kategori ‘first class’, tidak ada produk lain yang bisa menandingi EY – not even close.

4. World’s Best Business Class: Qatar

  • Okay, there is issue with their ground service, but overall Qatar has a very solid business class product. Terlebih dengan produk QSuite (produk kelas bisnis pertama dengan gaya enclosed suite) yang baru diluncurkan di bulan Juni, saya rasa QR pantas mendapat gelar ini.

5. World’s Best Premium Economy Class: Qantas

  • Saya belum pernah menikmati kabin premium economy Qantas secara langsung dan selama ini saya merasa produk Air New Zealand merupakan yang terbaik di kelasnya, tetapi menurut survei dan review yang tersedia di internet, sepertinya produk QF sangat bersaing dengan tetangga Oseanianya.

6. World’s Best Economy Class: Thai

  • Disagree; setidaknya JL, SQ, EY, EK menyediakan kursi yang lebih nyaman, TK menyediakan makanan yang lebih enak, dan GA memberi jatah bagasi yang lebih banyak dan servis yang ramah untuk penumpang ekonomi, jadi saya tidak bisa mengerti kenapa Thai bisa mendapat nilai yang paling tinggi di kategori ini.

7. World’s Best Cabin Crew: Garuda Indonesia

  • Okay, I am a little bit biased here, but I can see how GA won this category. Terutama untuk penerbangan internasional di kelas premium, awak kabin dan ground service staff Garuda memberi servis yang sangat personal dan profesional. Di kelas ekonomipun, jarang saya mendengar penumpang yang mengeluh tentang servis yang diberikan jadi saya merasa penilaian yang diberikan cukup adil. Other contenders would include Cathay and Virgin Australia.

Selain kategori atas, saya mempunyai pendapat yang sama untuk pemenang kategori Best Regional Airline in Europe (Aegean), Best Business Class Lounge (Turkish), dan Best In Flight Entertainment (Emirates). Sebaliknya, saya kurang setuju dengan pemenang kategori Best Business Class Seat (Singapore << Etihad/Qatar/JAL), tapi ya saya cuma satu suara dibandingkan dengan populasi total peserta survei.

Bagaimana menurut Anda? Which one is your favourite airline?

*Daftar lengkap pemenang tahun ini bisa dilihat di sini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s